• Kamis, 6 Oktober 2022

Dilindungi Polisi, Politikus Denmark Bakar Al-Qur’an Berujung Kerusuhan Besar

- Selasa, 19 April 2022 | 12:07 WIB
Politikus Denmark Membakar Al Qur'an (Politikus Denmark Membakar Al Qur'an)
Politikus Denmark Membakar Al Qur'an (Politikus Denmark Membakar Al Qur'an)

CERITANEWS - Pemimpin partai sayap kanan Denmark Stram Kurs, Rasmus Paludan membakar salinan Al-Qur’an pada daerah yang berpopulasi Muslim di Swedia.

Aksi tersebut pun menimbulkan unjuk rasa dari orang-orang. Melansir dari Anadolu Angency, pembakaran Al-Qur’an tersebut terjadi pada Kamis, 14 April 2022.  

Rasmus Paludan ditemani oleh polisi pergi ke ruang publik terbuka di Linkoping Selatan. Ia lalu meletakkan Al-Qur’an tersebut dan membakarnya tanpa memedulikan protes dari para penonton.

Ada sekitar 200 demonstran yang berkumpul di alun-alun guna memprotes aksi itu. Mereka mendesak polisi agar mencegah tindakan yang dilakukan oleh pemimpin rasis itu.

Insiden pecah setelah polisi mengabaikan apa yang diminta massa itu. Kelompok itu menutup jalan untuk lalu lintas hingga melontari polisi dengan batu.

Sembilan polisi terluka pada kerusuhan itu, rekaman di lokasi kejadian menunjukkan sebuah mobil yang terbakar dan puluhan orang memakai topeng menyerbu mobil polisi.

Beberapa anggota kepolisian pun dibawa ke rumah sakit akibat terkena serangan di kerusuhan tersebut.

Politikus kelahiran Turki, Mikail Yuksel, yang mendirikan Partai Warna Berbeda di Swedia mengatakan bahwa provokasi Islamofobia dari politisi anti-Muslim rasis yang dilindungi polisi terus berbuntut di setiap kota-kota Swedia.

Yuksel mengungkapkan Paludan dengan sengaja memilih lingkungan yang dipenuhi Muslim dan tempat-tempat yang dekat dengan masjid untuk provokasi.

Halaman:

Editor: Eko Budiarso

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X